PENGARUH KONSENTRASI KOH TERHADAP RENDEMEN DAN KARAKTERISTIK ASAM HUMAT DARI AMPAS TEBU MELALUI METODE HIDROTERMAL ALKALI DENGAN PRETREATMENT HCl

BERLIANA, PUTRI (2026) PENGARUH KONSENTRASI KOH TERHADAP RENDEMEN DAN KARAKTERISTIK ASAM HUMAT DARI AMPAS TEBU MELALUI METODE HIDROTERMAL ALKALI DENGAN PRETREATMENT HCl. Other thesis, POLITEKNIK LPP YOGYAKARTA.

[thumbnail of Tugas Akhir Berliana Putri_2201009.pdf] Text
Tugas Akhir Berliana Putri_2201009.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Ampas tebu merupakan limbah padat hasil samping industri gula yang memiliki kandungan lignoselulosa tinggi sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan asam humat. Pemanfaatan limbah ini tidak hanya meningkatkan
nilai tambah biomassa, tetapi juga mendukung konsep pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh pretreatment menggunakan HCl dan variasi konsentrasi KOH terhadap rendemen serta karakteristik asam humat yang dihasilkan melalui metode ekstraksi hidrotermal. Ampas tebu berukuran 60 mesh dipretreatment menggunakan larutan HCl, kemudian diekstraksi secara hidrotermal pada suhu 200°C selama 4 jam dengan
variasi konsentrasi KOH sebesar 0,25; 0,50; 0,75; 1,00; dan 1,25 M. Filtrat hasil ekstraksi dipresipitasi menggunakan HCl hingga mencapai pH 1–2, kemudian endapan dicuci, dikeringkan, dan dikarakterisasi melalui analisis rendemen, kadar air, Fourier Transform Infrared (FTIR), serta uji aplikasi awal pada tanaman kangkung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi KOH cenderung meningkatkan efektivitas ekstraksi asam humat. Rendemen tertinggi pada kondisi penelitian diperoleh pada konsentrasi KOH 1,25 M, yaitu sebesar 39,33% atau setara dengan 2,7531 g dari 7 g bahan baku. Produk yang dihasilkan memiliki kadar air sebesar 2,88%, lebih rendah dibandingkan kadar air ampas tebu awal sebesar 8,50%. Analisis FTIR menunjukkan keberadaan gugus fungsi khas asam humat, meliputi hidroksil (O–H), karbonil (C=O), aromatik (C=C), dan C–O. Uji aplikasi awal juga menunjukkan kecenderungan pertumbuhan tanaman
kangkung yang lebih baik dibandingkan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ampas tebu berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif untuk produksi asam humat yang dapat dikembangkan sebagai pembenah tanah dalam mendukung pertanian berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: ampas tebu, asam humat, ekstraksi hidrotermal, KOH, pretreatment HCl, FTIR
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 660 Teknik kimia > 660 Teknik kimia
Divisions: DIV Teknologi Rekayasa Kimia Industri
Depositing User: BERLIANA PUTRI
Date Deposited: 04 Aug 2026 01:34
Last Modified: 04 Aug 2026 01:34
URI: http://polteklpp.eprints.biblio.co.id/id/eprint/8607

Actions (login required)

View Item
View Item