TUGAS AKHIR ANALISIS PENERAPAN GOOD AGRICULTURAL PRACTICES (GAP) TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) DI DESA BUNDER, KECAMATAN PATUK, KABUPATEN GUNUNG KIDUL

Elizabeth, Manurung (2026) TUGAS AKHIR ANALISIS PENERAPAN GOOD AGRICULTURAL PRACTICES (GAP) TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) DI DESA BUNDER, KECAMATAN PATUK, KABUPATEN GUNUNG KIDUL. Other thesis, Politeknik LPP Yogyakarta.

[thumbnail of TUGAS AKHIR_ELIZABETH MANURUNG_2205025.pdf] Text
TUGAS AKHIR_ELIZABETH MANURUNG_2205025.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of TUGAS AKHIR_ELIZABETH MANURUNG_2205025.pdf] Text
TUGAS AKHIR_ELIZABETH MANURUNG_2205025.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

INTISARI
ANALISIS PENERAPAN GOOD AGRICULTURAL PRACTICES (GAP)
TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.)
DI DESA BUNDER, KECAMATAN PATUK, KABUPATEN GUNUNG
KIDUL
Elizabeth Manurung
22.05.025
Produktivitas kakao di Desa Bunder, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul,
belum optimal akibat berbagai kendala teknis budidaya serta belum optimalnya
penerapan Good Agricultural Practices (GAP). Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui tingkat penerapan GAP oleh petani kakao dan menganalisis
pengaruhnya terhadap produktivitas tanaman kakao di lokasi tersebut. Penelitian
dilaksanakan pada bulan November–Desember 2025 menggunakan metode
deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 30 petani responden yang
dipilih secara sensus. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara,
observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji
reliabilitas (Cronbach's Alpha), serta regresi linear berganda dengan tujuh variabel
penerapan GAP, yaitu tanaman penaung dan diversifikasi tanaman, bahan tanam,
pemupukan, pemangkasan, pengendalian hama dan penyakit, rehabilitasi tanaman,
serta panen dan pascapanen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh
instrumen penelitian valid dan reliabilitas, serta secara umum penerapan indikator-
indikator GAP oleh petani berada pada kategori sesuai. Rata-rata produktivitas
kakao di Desa Bunder sebesar 854,83 kg/ha/tahun, berada pada kisaran
produktivitas perkebunan rakyat di Indonesia. Hasil regresi linear berganda
menunjukkan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,699, yang berarti 69,9%
variasi produktivitas kakao dapat dijelaskan secara bersama-sama oleh ketujuh
variabel GAP tersebut. Secara parsial, hanya variabel tanaman penaung dan
diversifikasi tanaman yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap
produktivitas (Sig. = 0,019), sedangkan enam variabel lainnya tidak berpengaruh
signifikan secara statistik meskipun tetap berperan penting dalam budidaya kakao.
Temuan ini mengindikasikan bahwa perbaikan pengelolaan tanaman penaung dan

diversifikasi tanaman dapat menjadi prioritas utama dalam upaya peningkatan
produktivitas kakao di Desa Bunder.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Good Agricultural Practices, kakao, produktivitas, regresi linear berganda, Desa Bunder
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 630 Pertanian > 633 Tanaman persawahan dan perkebunan
Divisions: DIV Pengelolaan Perkebunan
Depositing User: ELIZABETH MANURUNG
Date Deposited: 21 Aug 2026 06:56
Last Modified: 21 Aug 2026 06:56
URI: http://polteklpp.eprints.biblio.co.id/id/eprint/8975

Actions (login required)

View Item
View Item